Tempat Wisata Nasrani di Yogyakarta

Walau mayoritas penduduk Yogyakarta beragama Islam namun banyak juga penduduk di daerah in yang beragama Nasrani baik Katolik maupun Protestan. Hal tersebut tidak lepas dari pengaruh dari Belanda yang mayoritas beragama Nasrani dan juga peran para penyiar-penyiar agama Nasrani yang datang dari daratan Eropa pada abad pertengahan. Oleh karena itu terdapat beberapa tempat atau petilasan yang digunakan atau dimanfaatkan oleh pemeluk agama Nasrani ini untuk beribadah, antara lain: Gereja Ganjuran, Sendang Sono, Goa Maria Tritis, dan masih banyak lagi objek-objek lainnya.

Objek pertama adalah Gereja Ganjuran. Gereja ini merupakan perpaduan antara budaya Jawa dengan budaya Eropa. Di gereja ini, pengunjung dapat melihat Yesus dalam balutan Jawa. Gereja ini juga unik karena menampilkan Yesus dan Bunda Maria dengan busana campuran Jawa dan Hindu. Terdapat candi dengan arca Yesus di dalamnya yang umumnya digunakan untuk berdoa para jemaat. Walau bukan objek wisata dan merupakan tempat ibadah tempat ini bebas dikunjungi oleh penganut agama lain dan yang terpenting adalah tetap jaga sopan santun dan tidak ribut.

Objek selanjutnya adalah Sendang Sono. Sendang Sono merupakan petilasan yang dibangun untuk tempat merenung dan juga beribadah umat Katolik. Pada tahun 1904, Romo Van Lith datang ke tempat ini kemudian dia menyebarkan agama Nasrani dan membaptis 173 warga Kali Bawang, Kulonprogo. Peristiwa pembatisan tersebut tergambar dalam relief di salah satu kapel. Komplek Sendang Sono terdiri dari kapel-kapel kecil, lokasi jala salib, Goa Maria, pendopo, sungai yang membelah kawasan, dan juga kios penjual perlengkapan doa. Di tempat ini wisatawan bisa berdoa sekaligus menikmati ketenangan dan kesejukan yang ada di kawasan ini. Tempat ini terbuka untuk umum, pemeluk agama lain tidak dilarang untuk masuk ke kawasan ini dan menikmati segala keindahan yang ada.

Yang terakhir adalah Goa Maria Tritis. Sebagai salah satu tempat wisata rohani di Yogyakarta, tempat ini samgat unik. Bila biasanya Goa Maria berupa goa buatan maka di tempat ini goa yang digunakan merupakan goa alami lengkap dengan stalaktit dan stalagmit. Terletak di daerah Paliyan, Gunung Kidul, di tempat wisata religi ini sangat alami dan juga tenang sehingga para pengunjung bisa beribadah dengan khitmat. Tempat-tempat tersebut bisa menjadi pilihan wisata religi Jogja.

Add a Comment